Wanita Paling Banyak Mengalami 6 Kanker Ini!

Gejala Kanker Serviks

Di antara banyak penyakit yang ada, kanker merupakan salah satu penyakit yang banyak menjadi momok bagi orang-orang. Di Indonesia, kanker merupakan salah satu penyakit yang paling banyak menjadi sebab kematian. Sebenarnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan agar resiko penyakit kanker bisa ditekan.

Sebagai seorang wanita, ada banyak penyakit yang mengincar kesehatan. Setidaknya ada lima jenis kanker yang banyak terjadi pada kaum perempuan.

  1. Kanker Serviks
    Kanker serviks sering pula disebut sebagai kanker leher rahim karena kanker ini menyerang bagian tersebut. Leher rahim merupakan organ yang menghubungkan rahim dengan vagina. Gejala kanker serviks agak sulit dirasakan ketika masih stadium awal. Hal inilah yang membuatnya menjadi pembunuh diam-diam.

    Setelah memasuki stadium sedang, kanker ini menunjukkan gejala yang lebih jelas seperti pendarahan pada vagina, rasa sakit selama berhubungan suami istri, keputihan yang abnormal, nyeri di sekitar pinggul, nyeri di sekitar pinggul, pendarahan setelah menopause, dan masa menstruasi yang lebih lama dari biasanya.

  2. Kanker Usus Besar
    Kanker usus besar baik bagi wanita maupun pria sama-sama berpotensi mengalami. Akan tetapi, kanker usus besar juga berpotensi tinggi untuk dicegah. Pola makan yang tidak sehat menjadi faktor terbesar munculnya kanker inni. Agar terhindar dari penyakit ini, milikilah  pola makan yang sehat dan berserat. Hal ini karena sisa makanan yang tidak bisa dikelurkan dengan baik bisa menjadikan bibit kanker usus besar.
  3. Kanker Payudara
    Dari delapan wanita, satu di antaranya berisiko mengidap kanker payudara. Banyak faktor yang membuat wanita terkena kanker payudara. Beberapa faktor penyebab tersebut antara lain adalah riwayat keluarga, umur, terapi hormon, kurangnya olahraga, kelebihan berat badan, hingga tidak menyusui.

    Resiko penyakit ini bisa ditekan dengan cara melakukan sadari atau memeriksa payudara sendiri dalam waktu tertentu secara berkala. Dengan melakukan ini, gejala-gejala dari kanker payudara bisa dideteksi sejak dini.

  4. Kanker Paru-Paru
    Jumlah kasus penyakit kanker paru-paru pada wanita dalam empat decade meningkat sejumlah 98 persen. Hal yang lebih mengejutkan lagi adalah bahwa separuh kasus ini dialami oleh wanita yang tidak merokok.

    Mereka bisa menderita kanker paru-paru biasanya karena menjadi perokok pasif. Biasanya hal ini karena orang dekat mereka menjadi perokok. Salah satu solusi menghindari kanker paru-paru adalah dengan tidak menjadi perokok dan menjauhi asap rokok. Kedua hal ini bisa menurunkan risiko terkena kanker.

  5. Kanker Tiroid
    Kanker tiroid ini memiliki gejala utama seperti benjolan atau pembengkakan di bagian depan leher atu di bawah jakun. Biasanya tidak terasa sakit. Pada gejala awal, biasanya kanker ini tidak menampakkan gejala yang tampak.

    Setelah memasuki stadium lanjutan, kanker ini menunjukkan beberapa gejala seperti sakit tenggorokan, sulit menelan, suara menjadi serak, sakit di bagian leher, pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher. Tidak semua benjolan pada kelenjar tiroid merupakan kanker tiroid. Benjolan pada kelenjar tiroid hanya sekitar 5 persennya yang disebabkan oleh kanker.

  6. Kanker Endometrium
    Kanker endometrium ini disebut pula kanker rahim. Kanker ini terutama mempengaruhi wanita di masa pascamenopause. Kanker ini lebih berpotensi menyerang wanita yang memiliki berat badan berlebih.

    Salah satu ciri umum dari kanker ini adalah vagina yang mengalami pendarahan. Namun perlu Anda tahu bahwa  tidak setiap pendarahan yang tidak normal ini diakibatkan karena adanya kanker rahim. Akan tetapi jika Anda mengalami,  Anda tetap perlu waspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke ahli medis.